Ini ceritaku

Masih di Jalan

Photo by Mehmet Suat on Pexels.com

Jalanan tampak sepi di dini hari. Pejuang uang kertas kini terbatas sampai pukul sembilan malam. Kedipan lampu lalu lintas mulai menetap pada kuningnya. Selaras dengan sorot lampu kendaraan yang berlalu lalang.

Aku berhenti sebentar dibawah lampu kuning yang membosankan. Serasa tiada perlindungan bagi mereka yang akan menyeberang. Jarum jam di tanganku masih berada di angka delapan. Mungkinkah baterai lampu lalu lintas itu habis?, Ah.. tidak. Pikiran ini konyol.

Sisi sebelah kiri sebuah restoran berdiri kokoh dengan nuansa lampu bohlam yang menenangkan. Beberapa mobil terparkir rapih di halaman sebelahnya. Mataku tertuju pada meja paling depan. Meja yang kuanggap paling istimewa. Terdiri dari beberapa sofa dan satu meja.

Simpangan di depan masih saja ramai. Entah berapa lagi aku harus berdiam diatas sepeda motor ini. Kembali ke meja tadi, beberapa anggota keluarga berkumpul bersama menikmati hidangan yang telah tersedia. Mata mereka berbinar-binar berpadu sorot lampu bohlam. Seperti tiada rasa lain selain bahagia. Seorang anak kecil duduk sembari menerima suapan demi suapan dari ibunya, dan yang lain saling menebar senyuman bahagia.

Suasana kota ini tak pernah asing. Hanya setelah melihat pemandangan di restoran tersebut suasana seakan berubah menjadi dingin dan kaku. “Jangan berbicara tentang rindu di sini.” Bisik hati kecilku menenangkan diri sendiri. Pandangan sempat kosong memandangi mereka di sana. Sampai suara sirin mobil dibelakang ku terasa mengagetkan, isyarat agar aku segera menarik gas motorku.

Sudahlah, ini masih di jalan. Tujuan masih jauh berada di depan. Waktu akan tiba pada masanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s